Google Project LOON
Hallo teman-temin, ada berita menarik nih tentang Google. Google memiliki sebuah project yang cukup unik, yaitu Project Loon, sebuah project untuk memberikan akses internet secara luas melalui balon – balon udara. Dan ini beritanya, penasaran ga?? dan berikan tanggapan teman-teman mengenai hal ini yah..
Latar Belakang adanya PROJECT LOON
Project Loon sendiri merupakan hasil dari pembicaran Google dengan Ketua umumnya, Eric Schmidt, yang mengatakan bahwa pentingnya Internet agar dapat diakses lebih dari 2/3 populasi dunia. Karena pada kenyataannya Internet sekarang ini cukup terbatas, hanya untuk tempat dengan topografi yang mendukung. Tidak hanya ini akan memberikan akses Internet ke tempat-tempat yang tidak terjangkau sebelumnya, Google mengatakan bahwa ini akan membuat harga akses Internet menjadi jauh lebih murah di berbagai negara yang sebelumnya hanya dianggap untuk kalangan atas. Seperti apa Project Loon itu?
Baru-baru ini (tepatnya 16/06/2013 waktu U.S) Google memperkenalkan proyek terbarunya yang dinamai Project Loon, yaitu sebuah proyek uji coba untuk mendistribusikan internet via WiFi menggunakan balon udara. Google mnggunakan balon udara polyethylene (tebal 0,076mm, tinggi 12 meter, diameter 18 meter) layaknya balon cuaca, balon WiFi ini akan terbang pada ketinggian sekitar 18-20 km di atas permukaan laut. Project Loon ditujukan untuk memberikan akses internet kepada orang-orang yang belum bisa menikmati internet. Memang benar, meskipun internet seringkali disebut ada dimana mana, tetapi faktanya 2/3 dari penduduk belum bisa menikmatinya karena ada keterbatasan akses.
Melalui “Project Loon” Google telah meluncurkan 30 balon ke stratosfer yang menjadi langkah pertama untuk menciptakan “jaringan di langit” dengan tujuan menyediakan “internet bertenaga-balon” bagi semua orang. Jaringan nirkabel berbasiskan balon tersebut akan mencoba dan menyediakan kecepatan serupa 3G bagi “2 dari 3 orang di bumi”. Tiap balon ditenagai oleh sinar matahari dan memiliki diameter 15 m saat dikembangkan. Total 30 balon telah diterbangkan dari Tekapo, pulau di selatan New Zealand dan akan melayang di ketinggian 20 km di atas permukaan bumi. Sebuah kelompok yang terdiri dari 50 orang beruntung telah dilengkapi dengan antena internet khusus dan menjadi yang pertama terhubung ke jaringan untuk mencobanya.
Tahun ini Google melakukan uji coba di CanterBury, Serlandai Baru dan New Zealand , dimana kondisi udara dan atmosfernya saat ini cukup ideal untuk melakukan uji coba dan juga cukup jauh dari wilayah udara negara lain dimana jika balon ini masuk ke wilayah negara lain tanpa ijin akan menjadi masalah tersendiri bagi proyek ini. Tahun 2014 Google berencana akan melakukan uji coba balon udara WiFi di Australia, di pulau Tasmania.
Teknisi Kepala proyek tersebut, Richard DeVaul, mengatakan ini mungkin ide yang terdengar gila tapi dia berusaha mencari cara inovatif untuk meningkatkan akses terhadap internet.
“Internet yang menggunakan balon udara mungkin terdengar sinting, dan sepertinya memang agak sinting, tapi kalau kita mau melakukan lompatan besar kita harus mencoba sesuatu yang sinting.” hahaha…
SUMBER:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar